Bangsa Indonesia adalah bangsa besar. Bangsa Indonesia memiliki berbagai nilai luhur yang agung. Nilai-nilai luhur tersebut bersumber dari nilai-nilai Pancasila, yakni: nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan kekeluargaan, serta keadilan sosial. Nilai Pancasila pun terumus berdasarkan nilai-nilai yang sebelumnya telah berurat berakar dalam jiwa bangsa Indonesia. Lantas, nilai-nilai luhur tersebut menjadi acuan dan landasan berpikir bagi rakyat Indonesia sehingga akhirnya menjadi karakter bangsa Indonesia.
Apa yang dimaksud karakter?
Secara umum, karakter adalah watak. Watak merupakan ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing individu dan membedakannya dengan individu lain. Dalam ruang lingkup yang lebih luas, karakter membedakan satu bangsa dengan bangsa yang lain. Suatu contoh, salah satu karakter bangsa Indonesia adalah kekeluargaan dan gotong royong. Hal ini berbeda dengan karakter bangsa Jerman, Amerika Serikat, dan lain-lain. Karakter menjadi identitas suatu bangsa.
Karakter bangsa Indonesia yang terangkum dalam Pancasila selalu melekat dalam diri semua rakyat Indonesia. Sikap dan pola perilaku sehari-hari senantiasa mengacu pada tata nilai yang berlaku. Intinya, karakter bangsa juga merujuk pada nilai-nilai luhur bangsa.
Satu hal yang tidak dapat ditolak oleh bangsa Indonesia maupun bangsa-bangsa lain di dunia, yakni perubahan. Perubahan dalam berbagai aspek secara meluas antarnegara di dunia yang disebut globalisasi. Aroma globalisasi tercium hampr di semua negara.
Globalisasi datang dengan pembaharuan. Globalisasi pun mendatangkan berbagai dampak. Dampak positif dan negatif yang kian lama kian terasa, khususnya di Indonesia.
Dampak positifnya, globalisasi membawa berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu memudahkan hidup manusia. Penemuan mesin-mesin canggih di Amerika Serikat atau Jepang misalnya, sudah dapat diakses di Indonesia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, bioteknologi, industri, dan lain-lain, memberikan keuntungan yang besar bagi bangsa Indonesia sebagai salah satu modal menuju pembangunan nasional.
Namun, masalahnya tidak berhenti di situ. Masih ada satu permasalahan penting yang mengganjal. Arus negatif globalisasi datang seiring dengan dampak positif yang berjalan cepat di Indonesia. Arus negatif tersebut telah menimbulkan berbagai kekacauan dan sedikit demi sedikit mengguncang tata nilai dan moral bangsa Indonesia, mulai meruntuhkan karakter bangsa yang telah lama dibangun di Indonesia.
Suatu contoh, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melahirkan internet sebagai akses komunikasi cepat. Segala informasi dengan mudah didapatkan dari internet. Tetapi apa yang terjadi jika para pengakses internet, khususnya generasi muda, tidak memiliki filter yang kokoh untuk menyaring segala informasi yang diterima? Ini merupakan hal yang fatal. Maraknya situs pornografi yang mudaj diakses, situs kekerasan yang setiap hari bisa dilihat, semua itu mampu mengikis karakter dan kepribadian bangsa Indonesia yang berdasarkan niai-nilai luhur Pancasila.
Dewasa ini, tanda-tanda degradasi moral di tengah masyarakat Indonesia mulai nampak jelas khususnya di kalangan generasi muda. Tawuran antarpelajar, pergaulan bebas, narkotika dan alcohol, menjadi hal biasa bagi generasi muda Indonesia. Padahal, mereka adalah tulang punggung yang kelak diharapkan mampu melanjutkan kehidupan bangsa Indonesia yang sejahtera dan berkepribadian Pancasila. Apa yang akan terjadi pada bangsa Indonesia kelak jika moral masyarakatnya sudah tidak tertata dan karakter luhur yang sudah tergerus zaman? Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kehilangan pedoman karena karakternya telah pupus.
Karakter bangsa Indonesia harus dikembalikan. Nilai-nilai luhur harus kembali ditanamkan, lalu diikat kuat-kuat dalam sanubari bangsa Indonesia. Pembangunan harus mulai diarahkan pada pembangunan karakter agar mampu mengimbangi pembangunan fisik dan menjadi penyeleksi kemajuan zaman.
Salah satu media dan sarana yang paling tepat dalam pembangunan karakter bangsa ialah pendidikan. Pendidikan merupakan strategi jangka panjang yang sistematik untuk membangun karakter bangsa. Pendidikan mampu menanamkan serta menjadi sarana internalisasi nilai-nilai kebangsaan dan kepribadian. Melalui pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat, pembiasaan akan perilaku sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila akan mudah terlaksana dan terpantau.
Selain pendidikan, ada satu lagi strategi membangun kembali karakter bangsa (character building), yakni melalui optimalisasi peranan perpustakaan.
Mengapa harus perpustakaan?
Menurut Mujiati dalam artikel berjudul Peranan Perpustakaan sekolah Terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah, perpustakaan memiliki berbagai fungsi, yakni sebagai berikut.
1. Fungsi edukatif
Perpustakaan menyediakan bahan pustaka yang sesuai dengan kurikulum. Hal ini mampu membangkitkan minat baca para siswa, mengembangkan daya kreasi, mengembangkan kecakapan berbahasa, mengembangkan pola pikir yang rasional dan kritis serta mampu membimbing dan membina para siswa.
2. Fungsi informatif
Perpustakaan menyediakan bahan pustaka yang memuat berbagai informasi bermutu dan up to date, disusun secara teratur dan sistematis, sehingga memudahkan para petugas dan pemakai dalam mencari informasi yang diperlukan.
3. Fungsi administratif
Perpustakaan harus mengerjakan pencatatan, penyelesaian, dan pemrosesan bahan-bahan pustaka serta menyelenggarakan sirkulasi yang praktis, efektif, dan efisien.
4. Fungsi rekreatif
Selain menyediakan buku-buku pengetahuan, perpustakaan juga perlu menyediakan buku-buku yang bersifat rekreatif (hiburan) dan bermutu, sehingga dapat digunakan para pembaca untuk mengisi waktu senggang.
5. Fungsi penelitian
Perpustakaan menyediakan bacaan yang dapat dijadikan sebagai sumber atau objek penelitian sederhana dalam berbagai bidang studi.
Mengacu pada berbagai fungsi strategis tersebut, perpustakaan sangat tepat dimanfaatkan sebagai pembangun kembali karakter bangsa melalui optimalisasi perananannya.
Perpustakaan sebagai media pendidikan. Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, pendidikan memegang peran penting dalam character building bangsa Indonesia. Pendidikan tentu berhubungan erat dengan informasi dan ilmu pengetahuan. Hal ini tentu bisa didapatkan secara lengkap di perpustakaan. Melalui buku-buku yang disediakan, menjadikan masyarakat menyadari jati diri mereka sebgaai bangsa Indonesia. Melalui buku-buku di perpustakaan, nilai-nilai kebangsaan dan budi pekerti luhur kembali disiram dan ditumbuhsuburkan.
Minat baca masyarakat harus ditingkatkan dengan berbagai program menarik dari perpustakaan, misalnya perpustakaan keliling, perpustakaan masuk desa, dan reformasi perpustakaan. Reformasi perpustakaan mencakup pembangunan perpustakaan yang memadai dari segi kualitas bangunan dan ukuran serta penataan ruangan, ditambah dengan profesionalisme pustakawan yang harus diterapkan.
Perpustakaan sebagai media konsultasi. Menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai gudang ilmu, tetapi juga sebagai “psikolog”. Di era globalisasi, di tengah kemajuan zaman, permasalahan pun semakin banyak dan bervariasi. Perpustakaan, sekali lagi melalui buku-buku yang disediakannya, mampu menjadi sumber inspirasi, konsultasi, menjadi sumur solusi yang membasahi hati yang kering oleh problematika kehidupan. Dalam hal ini, perpustakaan menyediakan buku-buku yang memberikan pemahaman akan karakter budaya bangsa dan watak kerpibadian bangsa Indonesia.
Perpustakaan sebagai sumber motivasi. Membangun kembali karakter bangsa bukan hal yang mudah. Apalgi saat ini tantangannya sudah semakin berkembang. Diperlukan motivasi yang kuat bagi bangsa Indonesia sehingga kesadaran untuk kembali menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila tumbuh dan berkembang. Perpustakaan mampu menjadi sumber motivasi yang lengkap dan manjur. Buku-buku agama, filsafat, politik, kepribadian, bahkan kumpulan cerita pendek pun dapat menjadi sumber mata air motivasi bagi pembacanya. Motivasi melahirkan semangat dan semangat melahirkan kesuksesan.
Berikut ini bagan peranan perpustakaan dalam membangun kembali karakter bangsa Indonesia.
BAGAN
PERANAN PERPUSTAKAAN MEMBANGUN KEMBALI KARAKTER BANGSA
Peranan perpustakaan dalam membangun kembali karakter bangsa sangat besar. Oleh karena itu, perpustakaan harus dikembangkan. Masyarakat harus semakin mempererat hubungannya dengan perpustakaan agar upaya membangun kembali karakter bangsa dapat dilaksanakan dengan lancar.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang luhur. Karakter bangsa harus senantiasa dijaga demi kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
PUSTAKA
Mujiati. 2008. Peranan Perpustakaan Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan di Sekolah. Diakses tanggal 12 November 2009 di http://sdspawyatandaha2kdr.wordpress.com/2008/01/25/peranan-perpustakaan-sekolah-terhadap-mutu-pendidikan-di-sekolah/
Nashir, Haedar. 2008. Membangun Karakter Bangsa. Diakses tanggal 12 November 2009 dari http://akarfoundation.wordpress.com/2008/01/09/membangun-karakter-bangsa/
Selengkapnya...
Wednesday, April 14, 2010
PERANAN PERPUSTAKAAN DALAM MEMBANGUN KEMBALI KARAKTER BANGSA INDONESIA
Posted by Amalia's Blog at 1:28 AM 0 comments
Labels: MY WORLD
WEDNESDAY, APRIL 14, 2010
Hari yang cukup cerah. Aq bisa bangun pagi dengan tenang, mandi lebih pagi, dan berangkat lebih pagi bersama Alffina. Meskipun perut keroncongan gak sarapan, tapi di sekolah aq udah disambut sekotak nasi krawu. Hmm…
Hari ini hari yang istimewa di XII IPA 6. Atmosfer kelas dipenuhi rasa sykur yang luar biasa. Nasi krawu yang kami makan bersama-sama ini merupakan tasyakuran dari Hanifa Iradatur Rahmani yang udah diterima PMDK di Teknik Informatika ITS dan Miranti Dewi Puspitasari yang diterima di Fakultas Kedokteran UNISSULA. Porsinya banyak, jauuuhh melebihi porsi makanQ biasanya. Tapi syukurlah, entah aq yang kelaparan atau porsi makanQ yang sebenarnya memang banyak, aq menghabiskan sekotak nasi padat itu, ditambah dua buah pisang dan satu gelas air (peace!! ^.^)
Huwaaa,,,
Koq jadi kayak tiga hari gak makan gini?? Padahal Qintip kotak nasi Robet dan ia gak habis. Marfian juga gak abizz,, Lona juga gak abiz. Tapi aq??? (T.T)
Gak apa-apa Lia. Tenang aja. Alffina Nurhasanah habis koqq,, meskipun dya menaruh sejuta kekhawatiran tentang berat bandannya yang over load ENAM kilo..
Sembari makan, kami pun ngobrol. Gak tanggung-tanggung, obrolan dilaksanakan berjamaah satu kelas!! Masalah pokok kami adalah persembahan untuk purna siswa nanti. Setiap kelas harus menampilkan persembahan untuk sekoolah. Usul sementara yang masih diterima adalah musikalisasi puisi dan tampilan slide show poto2 masa SMA (ciyyeee ^,^).. Namun keputusan belum dibulatkan karena belum ada pembagian tugas yang pasti.
Topik kedua, tentang rencana rekreasi. Ini yang membuatQ cukup pusing. Rekreasi akan dilaksanakan, rencananya, hari Jumat dan Sabtu lusa. Woww!! Mendadak sekali. Tapi mau bagaimana lagi?? Minggu depan temen2 udah banyak yang pergi bimbel. Huhuhuuu…
Setelah acara santap pagi selesai, kami berpencar. Ada yang ke lab bahasa, gazebo, ada juga yang stay di kelas. Kami sibuk mengerjakan ujian praktik bahasa Inggris, yaitu: writing application letter and curriculum vitae. Semuanya ditulis tegak bersambung. Sebebnarnya tugas itu udah dikerjakan di rumah. Hari ini kami tinggal mengoreksikan ke Mr. Parlin lalu menulis ulang sampai mendapatkan predikat OK!
Setelah kemarin, minggu lalu, aq menulis tugas awal dengan huruf tegak bersambung dan mengulang delapan kali, hari ini aq harus mengulang dua kali. Hfffttt… Namanya juga perjuangan, mesti ttep semangat!!
Tapi sebelum aq berkutat dengan segenap kertas folio dan penggaris, aq menyempatkan diri mengunjungi kelas X A dan XI IPA 2 untuk mendata para pengguna IM3 yang belum tergabung dalam IM3 Community SMANSA Tuban. Kemarin aq sudah mengunjungi 12 kelas (klo gak salah itung..). Ternyata, pengguna IM3 di sekolahQ banyak juga yaa, hihihihiii.. Buktinya, sekitar 200 lebih yang udah terdaftar di aq kemarin. Ini merupakan salah satu tugasQ sebagai IM3 Young Ambassador..
Pulang sekolah, kebiasaan lama gak sembuh juga. aq gak langsung pulang, melainkan bergabung dengan Aiz, Prastiwi, Lona, Robet, Ibnu, dan Marfian di gazebo. Ada Eko juga. Kami membahas berbagai hal, mulai dari lanjutan rencana rekreasi sampai membicarakan Eko yang kini menjadi vegetarian. Kapan lagi bisa kumpul kayak gini???
Sekitar jam 12 aq pulang. Gak pulang sich,, aq malah pergi ke daerah Wali Songo bersama temen2 buat cari kos2an semntara. Rencananya, aq akan les akuntansi selama dua minggu ini. Biar intensif n gak capek, aq mau nyari kos yang deket rumah Bu Endang, guruQ. Setelah melalui berbagai halangan dan rintangan, keluar-masuk rumah di siang bolong, aq menemukan kos murah, dua minggu 50 ribu, tanpa makan. Aq masih pikir2 dulu, kali aja ada tmnQ deket situ yang nawari tumpangan di rumahnya. Wkwkwkwkwkkk..
PerjalananQ belum berakhir. Aq mampir ke tempat servis HP di perempatan Borobudur, menyembuhkan HP-Q yang spare part-nya rusak. Untung gratis >.< karena rusaknya gak terlalu parah.
Jam 12.30 aq nyampe kos, lalu meminjam laptop Dx Illa, mengetik sembarang untuk Qmasukkan ke blog baruQ ini. Aq pun tertidur di depan laptop . . .
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 1:26 AM 0 comments
Labels: MY STORY
LET’S BE POSITIVE!!
Hidup emang gak selalu indah..
Kadang Tuhan gak memberi yang Qta inginkan..
Tapi Tuhan selalu memberi yang Qta butuhkan
Menjalani hidup ini, ingin meraih kesuksesan ..
Gak ada yang mau jadi gagal,, jadi terpuruk,, gak ada!!!
Semua menginginkan hal yang indah, tepat, positif,,
Positif???
Iya!! Positif..
Tuhan menganugerahi pikiran untuk menggerakkan otot..
Otot pun menggerakkan tulang-tulang,,
Tulang-tulang berjalan, menggenggam, mengambil, meraih..
Ke mana berjalan?
Apa yang digenggam?
Apa yang diambil?
Apa yang diraih??
Sesuai dengan komando “si otak”..
Klo otak memerintahkan positif, maka Qta pun akan menjadi positif
Klo otak udah mulai negatif,, Qta pun akan menjadi negatif..
Gak mudah menjadi positif..
Perlu latihan..
Perlu pembiasaan..
Setidaknya menjejali otak dengan kata “POSITIF”!!
Positif pada diri
Positif pada orang lain
Positif pada pekerjaan
Lalu semua yang positif akan mendekati Qta
Nothing is impossible..
The miracle can do things we can’t do
And the miracle is our mind..
What we become is what we think..
Klo Qta pikir Qta jelek..
Qta akan beneran jadi jelek
Klo Qta pikir Qta lemah
Qta akan benar2 jadi lemah
Tubuh Qta bunuh energi yang luar biasa
Energi itu datangnya dari pikiran
Jangan pernah membebani pikiran dengan hal-hal buruk dan kekhawatiran2 tak beralasan
We think we can and we can!!
So, let’s be positive!!
Tanamkan dalam pikiran,
Aq akan jadi orang besar
Aq akan menaklukkan dunia
Aq akan pulang dengan sesuatu yang luar biasa…!!!
Ucapkan, lalu rasakan aliran semangat baru dalam darahmu
Buka pikiranmu, kaki dan tanganmu akan bekerja keras mematuhi perintah otakmu untuk menjadi luar biasa..
Sebentar lagi, kau akan berlari menuju duniamu..
So, let’s be positive!!
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 1:25 AM 0 comments
Labels: MOTIVATION
Tuesday, April 13, 2010
AQ "SATU"
Manusia selalu memiliki rencana indah dalam hidupnya..
Pengen kaya, pengen cantik, terkenal, dikagumi, ..
Tapi apa yang terjadi klo ternyata ia dilahirkan miskin, tak menarik, tak dikenal, dan diremehkan???
Siapa yang disalahkannya??
SahabatQ,,
Klo kalian punya pikiran seperti itu, maka satu hal yang harus kalian ingat::
"Allah punya rencana yang jauhhhh lebih indah untuk Qta""
Aq pernah punya pikiran seperti itu. Sering malahan...
Tapi sekali lagi,, aq ingat bahwa rencana Allah buat aq tuu indaaahhh bgt...
Dan..
Itu terbukti...
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 4:08 AM 0 comments
Labels: MOTIVATION
MERAIH MIMPI Song by: JRocks
Mari berlari meraih mimpi
Menggapai langit yang tinggi
Jalani hari dengan berani
Tegaskan suara hati
Kuatkan diri dan janganlah kau ragu
Tak kan ada yang hentikan langkahmu
Ya ya Qta kan terus berlari
Ya ya tak kan berhenti di sini
Ya ya larilah meraih mimpi
Ya ya hingga nafas kan berhenti
Q akan bertahan hadapi rintangan
Perlahan-lahan dan menang
Jalani hari dengan berani
Tegaskan suara hati..
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 1:32 AM 0 comments
Labels: MUSIC AND POETRY
PO: PRESTASI EKSKUL BARU
Berawal dari kehadiran lima siswa SMAN 1 Tuban yang rutin berlatih di GOR Tuban, kegiatan ekstrakurikuler Pencak Organisasi (PO) mulai berkembang di sekolah kita tercinta.
Apa itu PO?
PO merupakan singkatan dari Pencak Organisasi. Ia merupakan salah satu perguruan pencak silat di Indonesia yang didirikan oleh R.M. Imam Suja’i di Lumajang, pada 27 Agustus 1927. PO pun cukup berkembang di Indonesia. PO di SMAN 1 Tuban mulai resmi menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler sejak Mei 2009. Sampai saat ini, PO masih eksis dengan sekitar lima puluh orang anggota.
Sebagai ekskul baru, namun PO sudah mulai menunjukkan “aksi”-nya dalam membawa nama harum SMAN 1 Tuban di tingkat nasional. Buktinya, pada 19 hingga 24 Desember 2009 kemarin, lima atlet PO asal SMAN 1 Tuban pun meraih prestasi dalam Kejuaraan Nasional Pencak Organisasi Cup I yang berlangsung di Lumajang.
Apa aja prestasinya?
1.Alfiana Almi Putri (XI IPA 4) memperoleh medali perunggu pada Kelas Tunggal Putri Remaja,
2.Dyah Ayu Setyorini (XI IPA 5) memperoleh medali perak pada Kelas H Putri Remaja,
3.Ichwan Saefudin (XII IPA 5) memperoleh medali emas pada Kelas Bebas Dewasa,
4.Eko Septianto (XII IPA 6) sebagai juara harapan I Kelas Tunggal Putra Dewasa, dan
5.Wulyo Hengki S. (XI IPA 6) lolos perempat final Kelas E Putra Dewasa.
Latihan PO yang berlangsung setiap hari Senin dan Jumat pukul 15.30 sampai 17.30 sore hari ini dilatih oleh Eko Septianto (XII IPA 6), dengan asistennya A. Ardi W. (XII IPA 7), Alfiana Almi Putri (XI IPA 4), dan Dorinda Nuraini (XI IPA 7). Keseriusan dalam berlatih, akhirnya membuahkan hasil yang maksimal.
Sebenarnya, sebelum PO resmi berdiri di sekolah kita tercinta, sudah banyak siswa SMAN 1 Tuban dari perguruan pencak silat PO yang menorehkan prestasi, antara lain:
1.Tahun 2008, PO mewakili SMAN 1 Tuban sekaligus Kabupaten Tuban atas nama Eko Septianto sebagai:
a.Juara harapan I PORPROV I Jawa Timur pada Kelas Tunggal Putra.
b.Juara III POPDA VIII Jawa Timur pada Kelas Tunggal Putra.
c.Juara II O2SN Jawa Timur.
2.Prestasi tahun 2009, antara lain:
a.Alfiana Almi Putri sebagai juara II Kejurda Piala Gubernur V Jawa Timur dan juara III O2SN Jawa Timur pada Kelas Tunggal Putri.
b.Eko Septianto sebagai juara II Kejurda Piala Gubernur V Jawa Timur pada Kelas Tunggal Putra.
c.A. Ardi W. sebagai juara II Kejurda Piala Gubernur V Jawa Timur pada Kelas Beregu Putra.
d.Dorinda Nuraini sebagai juara III Kejurda Piala Gubernur V Jawa Timur pada Kelas Beregu Putri.
Semoga prestasi yang diraih mampu menjadi motivasi untuk terus berkarya. Amin.
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 1:22 AM 0 comments
Labels: MY WORLD
SAVE OUR EARTH, SAVE OUR ENVIRONMENT
Young generation is an agent of change. They have important role in all aspects, include environment. One of the young generation’s task is keeping the environment. Nowadays, there are many pollution and break environment in our country. Increase of electric machine and motorcycle doesn’t balance with amount of trees. It makes people difficult to find fresh air especially in big city.
There are several ways to save our environment.
First, minimalist the pollution (air, water, ground pollution). For example: by using bike to go to school, decrease the using of plastics, throw our waste in the right place (dust bin), etc. They will give big influence for our environment.
Second, planting some trees. Many places such as: city town, edge of ways, and place near the beach need some trees. Trees can make fresh air because they take carbon dioxide to their process of photosynthesis and produce oxygen.
Third, give participation in saving our environment activity. That is better to persuade your friends to keep their environment.
Fourth, make creative activity to save our environment. Maybe summer camp, out bond, tour to the forest, etc. It can increase our awareness that environment needs us to keep it.
Come on, it’s time to show your creativity and your active participation! Save our earth, save our environment!
Selengkapnya...
Posted by Amalia's Blog at 1:14 AM 0 comments
Labels: MY WORLD
